Hari ini Sita pengen banget makan masakan mahal seperti di restoran restoran jepang. Sudah lama sekali dia tidak merasakan hal nikmat seperti itu . apalagi ketika ayahnya pergi untuk selama-lamanya, ke-adaan ekonomi mereka menurun dan itu yang tidak bisa diterima Sita sampai saat ini.
“bunda aku minta uang”
“uang untuk apa?”
“hari ini aku mau jalan jalan ke mall sama temen-temen aku. Aku juga mau makan di restoran jepang. Udah lama nih ngga kesana”
“restoran jepang itu kan mahal. Lagian bunda sudah masak enak kok special untuk anak bunda yang paling cantik ini”
“special? Se-special dan se-enak apasih masakan bunda? Dulu waktu masih ada ayah juga bunda ngga pernah masak buat aku. Jadi wajar dong kalo aku mau makan di luar aja”
“tapi bunda ngga punya uang sayang”
“bunda tuh emang ngga pernah bisa memenuhi kebutuhan aku! Aku marah sama bunda” prak! Sita masuk kamar dan membangting pintu. Saat itu wanita yang kini ber-usia sekitar 40 tahun hancur lebur hatinya melihat putri semata wayangnya tega melakukan hal tidak terhormat itu.
“uang untuk apa?”
“hari ini aku mau jalan jalan ke mall sama temen-temen aku. Aku juga mau makan di restoran jepang. Udah lama nih ngga kesana”
“restoran jepang itu kan mahal. Lagian bunda sudah masak enak kok special untuk anak bunda yang paling cantik ini”
“special? Se-special dan se-enak apasih masakan bunda? Dulu waktu masih ada ayah juga bunda ngga pernah masak buat aku. Jadi wajar dong kalo aku mau makan di luar aja”
“tapi bunda ngga punya uang sayang”
“bunda tuh emang ngga pernah bisa memenuhi kebutuhan aku! Aku marah sama bunda” prak! Sita masuk kamar dan membangting pintu. Saat itu wanita yang kini ber-usia sekitar 40 tahun hancur lebur hatinya melihat putri semata wayangnya tega melakukan hal tidak terhormat itu.
Sang bunda Cuma bisa mengelus dada melihat tingkah anaknya yang sekarang berubah 360 derajat. Memang semenjak ayahnya meninggal, Sita tidak pernah bisa lepas dari kehidupan mewahnya seperti yang dulu selalu ayahnya berikan. Walaupun sekarang kehidupannya sudah begitu berubah. Sita tetep tidak bisa menerima. Bahkan dia masih suka berbohong sama temannya yang tau Sita itu orang kaya.
*****
Hari ini Sita dan empat orang temannya berniat untuk menghadiri pesta ulang tahun Raka, cowok keren yang ideal serta menjadi pujaan para kaum hawa di sekolahnya. Raka memang cowo yang perfect abis! Keahliannya dalam bermain basket tidak perlu diragukan lagi dan jejeran piala menang lomba bermain drum pun ngga bisa di hitung jari. Tapi Raka ngga pernah sombong. Inilah yang selalu jadi cewek-cewek didekatnya makin tergila-gila termasuk Sita! Ulangtahun yang ke-17 memang moment yang selalu ingin terlihat perfect bagi setiap orang. Dan Sita ngga ragu-ragu untuk membuat si cowok blasteran belanda ini terpikat olehnya. SIta sadar bundanya pasti tidak memberikan uang untuk membeli Dress baru atau alat make-up mahal. Kalaupun dikasih ya pastinya ngga cukup. Tapi untunglah baju baju bagus dan mahal yang Sita punya masih lumayan banyak.
Saat sedang asik memilih-milih baju di lemari nya itu. Tiba tiba bunda datang
“Sedang apa kamu Ta? Sibuk banget sih” sambil senyum-senyum melihat putrinya yang makin bertambah dewasa
“iniloh bun, aku mau datang ke acara ulang tahun Raka”
“Raka? Siapa dia?” sambil mengelus manja kepala anaknya
“temen sekolah aku. Menurut bunda mana yang lebih bagus” sambil memberikan dua pilihan waran dan model dress yang berbeda di tangannya. Bunda memberikan kode kalau dress yang ada di tangan kanannya pasti lebih cocok untuk sita. Warna hitam legam selutut dengan hiasan pita pink soft di bagian pinggang. Pas banget buat kulit SIta yang putih.
“kapan kamu mau perginya?”
“malam ini bun, nanti juga ada yang jemput”
Tiba tiba sang bunda langsung tersentak dan kaget. Dan tanpa ragu berkata “tidak”
“bunda ini kenapa sih? Aku kan sudah rapih, dan mana mungkin aku ngebatalin untuk pergi?” Sita langsung kesal mendengar pengakuan bunda nya.
“kamu tau ini jam berapa? Sudah jam setengah delapan malam Sita! Gadis macam apa baru berangkat jam segini? Lagian bunda terlalu khuatir sama kamu keluar malam-malam begini”
“aduh bunda please deh ya ngga usah parno-an gitu. Aku ngga apa-apa lagian temen aku bawa mobil bundaaa. Paling jam 10 aku sudah sampai rumah lagi”
“mau teman mu bawa mobil atau pesawat sekalipun bunda ngga ngizinin kamu pergi. Bunda khuatir sama kamu”
“bunda ini kenapa sih? Selalu menghalangi aku. Aku mau fun bunda! Lagian ini Cuma acara ulang tahun”
“Sita tolong dengar bunda kali ini saja. Bunda mohon bunda Cuma ngga mau kamu kenapa-kenapa, bunda sayang kamu” sambil memegangi tangan halus putrinya
Lalu ngga jauh dari gang arah rumah Sita terdengar klakson mobil yang siap menjemput sang putri ke istana pangeran tampan nun disana. Sita tidak memperdulikan bundanya sama sekali, dia langsung pergi tanpa pamit. Sang bunda hanya menangis dan berdoa memohon kepada tuhan agar anaknya selalu dilindungi. Entah fikiran macam apa yang menghiasi hati wanita separuh baya ini sampai segitunya dia melihat anaknya melangkah keluar rumah.
*****
Selang waktu sekitar setengah jam setelah Sita pergi, bunda nya sedang menunaikan sholat isya sambil berdzikir dengan tasbih yang dipegangnya. Lalu tiba tiba air matanya keluar begitu deras semakin dia melantunkan ayat ayat Allah dengan sangat khusyuk dan air matanya pun semakin menjadi jadi. Lalu “kirrrrrring” suara telfon bordering mengagetkannya saai itu juga. Segera dia melangkah menuju telfon yang sudah tidak sabar di jawab itu
“halo?”
“halo tante, ini aku Vina temennya Sita. Tante sabar yah, Sita sekarang ada di UGD, mobil yang ditumpangi Sita dan empat orang temannya kecelakaan hebat. Dan kondisi Sita lah yang terparah”
Bunda Sita tidak bisa berkata apa-apa . ternyata ini firasat buruk seorang ibu kepada anaknya. Isnting yang begitu kuat dan hanya bisa dirasakan seorang ibu. Tanpa fikir panjang lagi tentu sang bunda menuju rumah sakit dimana putri semata wayangnya itu ditangani
Sesampainya disana bunda Sita langsung menemui dokter, dan yang lebih membuat bundanya kaget dokter bilang nyawa sita hampir tidak tertolong karna terlalu banyak mengeluarkan darah, dan sita harus kehilangan penglihatan matanya akibat benturan yang sangat keras. Saat itu bunda sangat terpukul dan sangat terpukul.
*****
Sekitar dua hari Sita tak sadarkan diri juga, berbagai operasi dan transfusi darah ini menolong Sita melewati masa kritisnya. Setelah ke esokan harinya saat teman-temannya menjenguk sita akhirnya Sita sadar. Gerakan tangannya, gerak bola matanya membuat teman-temannya bahagia saat itu.
“akhirnya lo sadar juga Ta” kaya Vina dan senyuman manis teman-temannya memberi kesan pertama saat dia membuka matanya.
“loh bunda mana? Bunda jahat bangetsih ya sama gw, masa ankanya kritis gini ngga ditungguin. Malahan pas gw siuman Cuma ada kalian” jawab sita.
Teman-temannya hanya menunduk dan diam.
“ini ada titipan dari bunda lo”
“titipan?”
Sita membuka kertas berisikan tinta hitam yang menyusun banyak kata menjadi sebuah karangan yang sempurna.
Untuk SIta tersayang anak bunda..
Sita, bunda tau bunda ngga pernah bisa buat Sita bahagia sejak ayah meninggalkan kita..
Bunda memang ngga bisa memberikan materi yang lebih seperti dulu kala..
Tapi ketahuialah Sita, bunda selalu ingin Sita bahagia dan tumbuh menjadi remaja dewasa yang ceria dan penuh kasih sayang walaupun tidak lengkap dengan ayah..
Bunda selalu inginkan yang terbaik untuk Sita..
Belajarlah menerima semua keadaan yang menimpa kita. Materi bukanlah segalanya yang membuat kita bahagia ..
Setiap malam bunda selalu berdoa kepada Tuhan agar kamu selalu terjaga walau tanpa bunda dan ayah nanti.
Oh iya pengakuan bunda, Bunda diam-diam selalu mencium kening mu saat kamu terlelap, karna bunda tau anak bunda pasti malu dan ngga mau lagi dimanjakan seperti itu. Hehe bunda tau kamu sudah besar sekarang. Makanya bunda diam diam karna bunda takut tidak bisa mencium mu lagi.
Mungkin bunda sekarang sudah sampai di singasana tempat ayahmu berada..
Dua bola mata bunda, bunda titipkan ke kamu ya cantik. Agar kamu tetap terlihat cantik..
Bunda tidak rela masa-masa indahmu terenggut oleh kebutaan. Bunda sangat tidak rela!!
Jaga mata bunda baik-baik. Mungkin hanya ini barang berharga yang bisa bunda berikan ke kamu.. dari kejauhan sana ayah sama bunda selalu menjagamu nak.
“Jadilah perempuan yang mulia di mata tuhan, dan anak-anakmu nanti.bunda sayaaaang sekali sama putri bunda yang cantik seperti Sita .”
Gelek!!! Mata Sita terbelak dan berlumur air mata sekarang, dia sangat menyesal dan sangat sangat menyesali perbuatannya kepada bunda akhir-akhir ini. Tuhaaaaan jika engkau izinkan. Biarkan aku menyusul ayah dan bundaku di sisimu. SEKARANG!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar