Mengenai Saya

Foto saya
I am just an ordinary girl, not perfect and has many shortcomings, but I have a strong embroidery to realize my dream :) :)

Sabtu, 18 Juni 2011

A LITTLE STORY

ini sebuah cerita..cerita tentang AKU..
entah sebuah rintihan, atau curhatan yang jelas ini tentang AKU..
tentang aku dan kehidupan ku yang sedang ku jalani, sampai sekarang! tentang problematika yang membuat hidup ku semakin HIDUP dan berwarna. enah dari mana aku harus memulai semuanya yang pada intinya SAMA!
sejenak aku diam, lalu melihat diriku sendiri, sekarang aku sudah pada usia 16 tahun, aku semakin tinggi walaupun berat badan ku masih kurang untuk porsi tinggi seperti ini mencapai kata ideal. rambut ku tetap keriting mesti sering ku potong. kini panjangnya dibawah bahu. wajahku masih sama, dan warna kulit ku sepertinya tidak berubah. aku memang manusia BIASA dan jauh dari kata SEMPURNA.
kriteria fisik ku memang tidak ada yang menonjol dan spesial, tapi dalam diriku pasti ada 1 yang menjadi kelebihan. entah apa itu namanya yang bisa melihat dan merasakan bukan lah aku..
dalam kehidupan apalagi saat remaja seperti ini, selain keluarga teman adalah segalanyaaaa, ya TEMAN ITU SEGALANYA! karna tidak munafik kalau dimana-mana kita punya banyak kehidupan bersama teman di banding keluarga. menjalin sebuah petemanan ituuu "TAK SEMUDAH MENGENAL" , "TAK SEMUDAH MEMULAI" dan "TAK SEMUDAH MENYAPA"
tak sedikit masalah yang kita alami saat menjalin sebuah hubungan ( re : pertemanan) kadang semua berjalan akrab tanpa masalah apa-apa, tetapi kadang masalah itu menimpa bagaikan ombak yang menghantam batu karang hingga pecah!! ya, semua itu di LUAR DUGAAN. sekuat apapun batu karang, jika di hantam terus menerus oleh ombak pasti akan pecah juga. tapi apakah batu yang sudah pecah itu bisa bersatu lagi? PASTI BISA!!
kurang lebihnya demikian gambarang tentang masalah kehidupan yang di jalani manusia, terutama AKU..
AKU? hem, sudah terbiasa rasanya menghadapi masalah seperti disebutkan di atas. terkadang aku sangat berasa sepi dan sendiri tanpa hadirnya seorang teman di samping ku, walaupun aku tau kalau ngga selamanya teman itu ada buat kita (seperti yang saya tulis di "ARTI SAHABAT VERSI SAYA")
AKU memang bukan teman yang sempurna (karna kesempurnaah hanya milik Allah) tetapi aku juga bukan manusia yang hatinya terbuat dari baja, aku selalu ingin di mengerti, aku selalu ingin di perhatikan, aku selalu ingin di butuhkan dan aku tau, AKU BODOH untuk menginginkan semua itu.
AKU benci, benci bila harus menerima kenyataan kalau 'DIA BENCI AKU' kenapaaaaa? apa alasannya? itu yang paling aku benci jika TANPA ALASAN YANG JELAS!!!
jika AKU marah tak ingin rasanya membenci mereka. cukup kata 'MARAH' dan aku rasa itu tak perlu lama. saat kerenggangan yang terjadi di antara kita, KU INGAT! saat bersama yang tak ingin pudar, dan ku INGAT LAGI kebahagiaan apa saja yang ku lalui bersama nya? dan apakan aku RELA untuk kehilangan semuanya hanya dengan sepercik masalah? AKU SANGAT TIDAK RELA!!!
tapiiiiii, apakah mereka memikirkan hal yang sama?
aku ngga tau, apakah mereka juga menangisi hal yang sama?
CUKUP! marah itu CUKUP hanya untuk saling mengerti dan mengenal kita jauh lebih dalam, untuk saling instropeksi bukan untuk di PERMASALAKAN lagi!
MAAF itu bukan untuk dia YANG SALAH! tapi untuk siapa yang lebih bijaksana tentang hal ini. 
aku takuuuuut, aku takut sudah tidak ada lagi yang membela.
aku takuuuuut, aku takut sudah tidak ada lagi orang yang sedih ketika aku pergi atau menghilang.
aku takuuuuut, aku takut sudah tidak ada lagi yang peduli tentang diriku
aku takuuuuut, aku takut tak ada lagi orang yang memikirkan aku.
AKU DIAM! AKU MENGALAH! bukan berarti AKU MENYERAH BEGITU SAJA. aku biarkan waktu mempercepat semuanya, agar ada waktu yang tepat untuk ku dapatkan kembali kebersamaan yang sempat pergi :)

Thanks for your time over with me. I know you and you know me. whatever happens I will never forget you. the problem is not something that makes us much, but it makes us closer. one that I ask when I go. still remember me as your friend, not your enemy:)

Sabtu, 14 Mei 2011

ARTI SAHABAT versi saya :)

manusia di ciptakan tuhan sebagai makhluk sosial, yap! makhluk yang ngga pernah bisa hidup sendiri. banyak yang manusia buthkan di dunia ini. salahsatunya yaitu SAHABAT.
MENURUT KAMU APASIH ARTI SAHABAT YANG SEBENARNYA?
"sahabat itu selalu ada buat kita"
"sahabat selalu menjaga kita"
"sahabat selalu buat kita tertawa"
"sahabat itu ngga pernah bohong"
"sahabat selalu ada baik suka maupun duka"
"sahabat orang yang tak tergantikan"
"sahabat ngga pernah marah"
"sahabat itu selamanya"
"sahabat mengerti apa yang kita mau"
"sahabat ngga akan membiarkan kita menangis/menderita"
"sahabat itu ngga egois"
"sahabat rela berkorban"
"sahabat ngga ingkar janji"
"sahabat tempat ter-ampuh dalam penyelesaian masalah"
"dan lain lain"

hem ya emang banyak banget yang punya statement kaya gitu.  tapi apakah setiap sahabat memiliki semua kriteria seperti diatas? PERFECT!! dan apakah hanya kriteria tersebut yang menandakan kalau itu namanya SAHABAT?

buat saya semua itu terlalu ribet, sulit dan berlebihan. sahabat itu cuma butuh kesederhanaan. coba kita fikir ulang 
>"sahabat itu selalu ada buat kita" yakin? sahabat juga punya kehidupan yang lain, dan kamu juga pasti ingin membutuhkan orang lain dibanding sahabat kamu itu/
>"sahabat selalu menjaga kita" menjaga apa? perasaan kita? hem atau dari semua marabahaya yang akan menimpa kita? sahabat bukan TUHAN!
>"sahabat selalu buat kita tertawa" masasih? kamu bisa kan kapan aja tertawa tanpa sahabat? di belakang sahabat, bersama teman-teman kamu yang lain, saat kamu bersama keluarga/pacar, menonton acara televisi, atau bahkan sendiri. wey lo waras apa kaga?
>"sahabat ngga pernah bohong?" kejujuran emang faktor yang amat sangat sensitf. sahabat ngga pernah bohong? BULSHIT namanya. misalnya saat kamu dandan norak , terus kamu tanya 'gw cantik ngga?' 'cantik ko' mungkin aja kan sahabat kamu itu ngga mau bikin kamu tersinggung kalo dia bilang 'ih jelek lo, norak!'
>"sahabat selalu ada baik suka maupun duka" SELALU ada? buat aku itu kata yang amat sangat berat loh. karna sahabat juga punya kehidupan dIluar menjadi sahabat kamu.dia ngga bisa selalu mensupport kamu saat kamu terjatuh, dia juga ngga selalu turut seneng kalo kamu seneng (bukannya ngga seneng lihat kamu seneng, tapi mungkin aja ada masalah lain yang membuat dia ngga seneng pada saat itu)
>"sahabat orang yang takkan tergantikan" ahmazaaaaa? malah yang aku lihat kebanyakan SAHABAT itu MUSIMAN. misal, waktu kamu SMP , kamu punya sahabat si A, eh pas SMA kamu pisah, terus udh jarang punya waktu bersama si A. otomatis kamu butuh peganti si A yaitu si B. malahan sekarang lebih deket sama si B. Hem begitu juga pas kamu naik kelas 2 dst.
>"sahabat ngga pernah marah" setiap manusia itu berhak marah coy, termasuk sama sahabatnya sendiri. inget NO BODY PERFECT IN THE WORLD. jadi jangan gampang ngomong 'sahabat kaya apaantuh, begitu aja marah' sahabat kan juga punya hati dan perasaan :)
>"sahabat itu selamanya" semuanya siapasih yang ngga pengen abadi? pasti mau kan? tapi nyatanya? di dunia ini ngga ada yang abadi :)
>"sahabat mengerti apa yang kita mau" pengertian itu salah satu kunci awetnya suatu hubungan, salahsatunya hubungan persahabatan. eits tapi ngga semua sahabat bisa nurutin apa yang kamu mau. misal, kamu (cewe) dan sahabat kamu (cewe), kamu lagi jomblo nih, dan kamu envy banget liat temen"kamu yang punya pacar. ngga mungkin kan kamu nyuruh sahabat kamu jadi cowo/pacar kamu? haha. hem atau minta cariin pacar sama sahabat kamu? yah dia aja jomblo coy. hahahahah :D
>"sahabat ngga akan membiarkan kita menangis/menderita" kalo sahabat ngga akan membiarkan kamu menangis jahat namanya! terima ajalah kenyataannya. kalo menangis itu yang kamu butuhkan saat itu,kamu ya harus nangis! tanpa penderitaan kamu ngga akan tau makna hidup yang sebenarnya.
>"sahabat itu ngga egois" kalo namanya egois hem kayaknya hampir semua orang punya sifat ini. ngga semua orang egois itu nyebelin / ngerugiin. tergantung dari mana dulu kita menilainya :)
>"sahabat itu rela berkorban" gileeeeee keren banget coy sahabat lo. rela ngasih pacarnya yang udh 3tahun terus mau maried, cuma karna lo sahabat baiknya. hahahaha galebay juga kali. jarang coy ada sahabat kaya gitu,kalopun dia bnrn ngasih  pacarnya apa hatinya rela gitu aja? itusih yang minta kejem coy! gamikirin perasaan sahabatnya. (NAHLO?)
>"sahabat ngga ingkar janji" ngga semua keadaan yang sudah disusun sesuai rencana berjalan dengan lancar coy. jadi bisa aja kan keadaan yang merubah janji janji tersebut:)
>"sahabat adalah tempat ter-ampuh dalam menyelesaikan masalah" setiap manusia itu mempunyai keterbatasan. ngga ada manusia yang bisa melakukan segalanya. termasuk sahabat kamu, mungkin selama ini masalah kamu bisa terselesaikan dengan bantuan sahabat kamu. tapi suatu saat nanti apa seterusnya sahabat kamu bisa melakukan itu? ngga kan?! makanya coy kalo ada sahabat kamu yang ngga bisa bantu jangan lgsg nge-judge yang macem-macem ya.

naaah, sudah di baca kan? tapi tapi itukan menurut saya looooh, menurut anda boleh beda saya tidak memaksa. hehe
sebenernya sahabat itu bisa klian temui dan terbentuk dimana saja dan kapan saja. ngga ada sahabat yang bener-bener memiliki kriteria di atas. karna ngga ada manusia sempurna di dunia ini. tapi menjadi sahabat yang baik itu bisa kalian dapati, manusia cuma butuh kesederhanaan saja dalam menghadapi hidpunya. sesuatu yang berlebihan itu tidak baik begitu juga sesuatu yang serba kekurang. terkadang kita membutuhkan orang lain, terkadang sendiri itu lebih baik. timbal balik yang terjadi dalam persahabatan pun juga harus seimbang. memang  memikul kata SAHABAT itu sangat berat.  
Kita memang memiliki ikatan persahabatan, tapi persahabatn bukan berarti mengikat :)

Selasa, 15 Maret 2011

I'am Sixteen :)

Sekarang itu tanggal 15 maret 2011 ya? IYA TAU KOK! eh tapi tapi ulangtahun gw 5minggu lewat 5hari yang lalu, tepatnya 39 hari yang lalu, 936 jam yang lalu 56160 menit yang lalu, 339600detik yang lalu intinya gw nggak tau 4 FEBRUARY 2011 lalu :)
emangsih lewatnya udh kebangetan buat di posting EH TAPI TAPI gapapa kaleee, kan kesannya masih terkenang sampe detik ini :)
tahun 2011 ini bener-bener tahun yang berbeda dengan umur gw yang masih 16 tahun *belom punya katepe berarti belom gede, berarti gw kasih anak-anak , anak-anak itukan lucunya kebangetan, manis dan imuteeee* *APAANSIH?
okey lanjut!
menyaksikan detik demi detik dimana akan bertambahnya umur dan semakin dewasa itu indah bangeeeet :) sama seperti yang gw alamin waktu 3february2011 pukul 23:59!! semenit lg gue 16 tahun woy!! *pasang mata depan jam hape gue* YUP! rasanya beda ajaaa gitu. padahal seharian penuh gw jalan-jalan ke TA sama anak atraksi13 seru banget deh, buat gw itu kado awal :) Tapi gw ngga cape buat nyaksiin bertambahnya umur gw *okemaafgwtauinilebaibanget ,  a em a em apalagi 'SIAPA YA YANG NGASIH UCAPAN PERTAMA?' tahun lalu gw ngarepin dia, dan sekarang lo *maafnomerk tapi itu cuma angan, gw lebih seneng lg kalo sahabat gw. eh tapi udah keduluaaaaaan. sama siapa hayo? hayo sama siapa? hayo ngakuu!! haha itu sahabat gw yang gw kangenin banget! ya walaupun smsnya nyampe di hape  gw jam 23:59 :( tapi ada toleran kok! seneng banget! terus gw ucapin HB ke gw sendiri deh, malam serasa milik gw (lho?) makin nggak ngantuk jadinya. tapi okey gw paksain tidur, besok sekolah!!
hem, mungkin awal 4feb yang tidak berlangsung normal (eh normal deng!!) karna apa? GUE TELAT!! gilak semprotan guru depan gerbang jadi kado pertama kedua! terus sampe di kelas di tamparin temen-temen khususnya ANAK PASKIB!! pelajaran matematika? sial gw dikerjain guru gueee (ya ampun padahal ibu baik bgt sumpah bukan kaya ngerjain saya haha). lanjut pulangnya DUH!! tepat banget jadwal latihan paskib. mampuslah saya di tampar seangkatan dan KONYOLNYA junior gw ngambil kesempatan emas ini!! tapi gw fikir itu sebagai rasa sayang mereka ke gue :) emang di paskibra gw selalu nyaman, teriak-teriak berkeliaran di lapangan udah jadi bagian dari diri kita banget :) hujan pun menambah ramai suasana ceria saat itu (ris udh ris jadi puisi nanti-___-)
nih bikinan si Icha pas lagi siram-siraman aer di lapangan hahaha
Pulang dengan pipi gw yang rasanya nggak karuan jadi daya tarik sendiri (lho?) HAHA
eh eh tapi keselnya pas gw lagi makan menjelang maghrib si AMANDA sms gw yang gak enak banget! gile itu anak kenapa ya? *pikirgueawalnya tapi kenapa napsu makan gw ngga berkurang sedikitpun? hahaha . terus lanjut-lanjut sms gw kira ini dia curhat TAUNYA dia malah ngomel-ngomel sama gue, sampe kelimpunan sendiri ih. pdhl dr pagi baik-baik aja sms nya :( . terus pas gw lain online, lagi ngetweet ngetweet gitudeh *jangan lupa folllow @ramandariska ya* sekitar jam 8malem kurang. eh nyokap gw bilang ada temen gw. awalnya males banget turun udh terlanjur badmood soalnya tapi nyokap manggil terus. samar-samar dari jendela dan pas gue buka pintu JRENGJENG!! HAPPY BIRTHDAY !!! 3makhluk yang sepertinya gw kenal ada di depan gw, ya sapalagi kalo bukan MANDA . FIRZA, TITIN aaaaaa dia besties gue!! gilak rumahnya pada di ujung kulon rela dateng malem-malem cuma buat bikin surprise ke gue, terharu banget! nangis ampe banjir. karna udah malem dan perut sudah kenyang akhirnya mereka pulang MAKSIH BANGET BANGET YAAA, pas sampe kamar gw langsung nemuin sebuah kado di atas kasur. pas gw buka *apaan nih pink pink?(deh-degan) jangan jangan* TUH KAN BENER DRESS YANG GUA MAU BELI DI OS TAPI UDAH SOLD!! aaaa ternyata di beli sama kakak gw dan nyokap buat gw MUAACIH BANGET:) udah sampe di pertengahan malem gw malah ngga berenti nangis, sambil doa yang panjaaang bet.
ini kue dari mereka :)
dan inilah merekaaaaa my best BESTIES Iloveyouful (Firza, gw. Amanda, Titin)


singkat cerita aja deh yaa :)
terus pas pagi-paginya ada lagi surprise yang nggak lain dan bukan yaitu ANAY, IIF, TIKA, NENY, aaaaah yaampun besties gw juga dari SMP, kangen banget-banget gue sama kaliaaan, sama anay yang rumahnya kepleset nyampe aja gak pernah ketemu :( sumpah ini lengkap banget! biasnya ada 1 yang nggak bisa. eh si jebew (cowoknya tika) sama arsyi (cowoknya anay + temen gw juga) ikut berpartisipasi juga haha sumpah seneng banget dapet surprise (lagi) ah siake juga nih pada, kemaren"pada gak ngucapin HB samsekali ke gw. gw fikir lupa ternyata sengaja di lupa-lupain. okey noprob kalo endingnya bakalan HAPPY gini :)
my besties!! Tika, Anay, Neny, Ifnie thanks so much :) *KISSHUG
terus terus belom selesai, gw juga di traktir makan doungs sama keluarga haha asik asik makan seafood :D
eh seminggu kemudian kan gw jalan yak sama anak paskib (RISSYA, ICHA, TIA) + LIA makan-makan gitudeh, mereka pada dateng kerumah gw dan ternyata mereka bawa hadiah buat gue aaaaaah terharu (lagi) padahal udah lewat seminggu, katanya sih itu kado udh jadi dari pas gw ulangtahun, eh tapi-tapi baru sempet kerumah gue nya ya waktu itu haha. GILAK GEDE BENER KADONYA!! dan isinya FOTO-FOTO GW YANG CACAT!! aaaah jahatnya kalian, kenapa kaliannya bagus gw nya CACAT? emang aslinya sih tapi seneng banget ko :) thanks so much. hem mau makan aja pake galau dulu, niat awal ke senci, terus mau ke PIM aja, eh enkanya sih ke GI taunya ke ATRIUM!! dehadeeeh, tapi tetep seneng walaupun sebenernya gw pengen banget PARADITA ikut gabung :( tapi dianya gak bisa :( yaudah deh :).

waaaah panjang yah teman-teman hahaha yang jelas tahun ini berkesan banget!! 16th yang menyenangkan semoga ini bukan pertama dan terakhir dalam hidup gw :) dimana orang-orang yang gw sayang , mereka juga menyayangi gw dengan selalu ada buat gw :) and hopefully I can be better person!! NICE

Minggu, 13 Maret 2011

gombal yuuuuk :)

Nah buat kamu-kamu yang suka ngegombal dan digombalin bisa baca disini. ya walaupun gombalannya agak-agak ngarang dan jayus sedikit haha yang penting FUN :)

"Ayah kamu pasti jago nembak!" "Ah ngga kata siapa?" "Kata aku! Soalnya senyum&tatapan matamu mampu menembak-nembak hatikuuuu"

"Ibu mu jago masak pasti." "Iyadong!kok tau?" "Pantes, abis kamu juga jago mengaduk-aduk cintaku sih"
"Pleaseeeee taruh aku di hatimuuu Dan ikat aku dengan tali cintamu!"
"Aku rela kok hati ku di sobek-sobek asal kamu yang jadi lem nya" YUHUUUW

"Aku bunga nya, kamu tukang kebunnya, karna kamu selalu menyirami ku dengan cinta agar cinta di hatiku bertambah besar untukmu:*"
"Kamu tuh bagaikan es jeruk! Loh loh kenapa? Karna mampu mengilangkan haus ku, haus karna cinta *huakakak"

"Eh ibumu peternak lebah ya? Gak kok kenapa? Abis kamu mampu menyengat-nyengat hatiku sih" *tingting
"Ayah kamu tukang lilin ya? Gak kenapa? Abis cintamu mampu melelehakan hatiku yang seperti lilin" *maafgaknyambung

"pasti dirumah kamu banyak koleksi mutiara" "ih engga ko" "masa sih? abis mata mu indah seperti mutiara"

"aku dan kamu itu bagaikan rumus trigonometri" "lho kok?" "iya bagaikan sinALFA + cosAlfa yang pasti hasilnya satu, satu cinta kitaaa"

"kamu itu bagaikan bintang malam, karna sinarmu banyak dan mampu menerangi malam dan menghiasi langit, seperti kamu menghiasi hidupkuuu"

"kamu seperti pelangi, karna warna mu memberikan arti setelah rintik hujan di hatiku berhenti"

"ayah kamu jualan crayon ya?" "enggak, emang kenapa?" "abis kamu mampu menggambar cinta yang penuh warna di hatiku"

"kamu itu bagaikan iblis!" "ih jahat" "abis kamu bisa membuat aku melakukan segalanya sih hehe"

"bunga mawar sudah biasa, namun bunga cinta yang tertanam dihatiku ini luar biasa untukmuuuu"

"jalan cinta ku seperi jalan ke puncak! berliku dan tajam. namun sangat indah :)
"cintaku pada mu seperti pasir , halus tetapi sangat banyak"

"ayah kamu pasti tukang pahat" "lho kok?" "abis kamu mampu memahat hati ku dengan namamuuuu"

"kamu bagaikan tinta di kertas hatiku, karna kamu mampu mengisi kekosongan hidupkuuuu"

cintaku dan kamu bagaikan unsur"kimia : Aku NH4 kamu CH3COOH karena jika direaksikan kita akan bersifat TOTAL:)

Dompet ku kosong sudah biasa, tapi kalau hatiku yang kosong tanpa cintamu itu yang susah-,-

Waktu ibu kamu mengandung kamu pasti ngidam bulan sabit 'soktau!' abis senyummu seindah dan secerah bulan sabit *tingting

Eh ibu kamu tukang jait ya? 'lho kok?' abis kamu jeli menusuk-nusuk hatiku u,u

ayah kamu pasti jago silat 'engga kok. Kenapa?' abis jurus-jurus terjitu kamu mampu melumpuhkan hatikuuuu

Kamu tuh kaya alkohol! 'kenapadeh?' karna mampu membius hatikuuuu

Kamutuh kaya ombak!! 'lho kenapa?' karna selalu mengombang-ambing cintaku

Monyet monyet apa yang galau? 'monyetel lagu inget lo!' #APAANSIH RIS?

huaaaaaa, masih banyak banget sebenernya. tapi aku rasa kalian bisa buat sendiri haha ini cuma iseng-iseng aja yakali buat yang ngga bisa ngegombal jadi bisa belajar :) okedeh gombalan itu bisa di buat secara refleks dari apa yang kita lihat, dengar dan perhatikan:)

Selasa, 15 Februari 2011

Sinar Dan Sampah


Di kota metropolitan seperti Jakarta ini, pastinya sudah tidak asing dengan yang namanya sampah. Ya kota yang digemari siapapun ini kerap mendapatkan musibah yang sering terjadi dan terus menerus. Salah satu penyebabnya adalah sampah.
                Segelintir orang selalu menganggap sampah adalah hal yang sangat sepele.misalnya di halte bus, sambil meunggu bus datang sambil memakan permen. Dan bungkusnya seenaknya ditinggal sembarang. Bungkusnya memang kecil tetapi dampaknya? Kalau satu orang memakan permen sebanyak 5 dan ada dalam sehari ada 100 orang yang bergantian menunggu bus dan melakukan hal yang sama yaitu membuang bungkus permen sembarangan, bayangkan betapa banyaknya bungkusan-bungkusan permen tadi berterbangan di area jalan raya dan memasuki ke keselokan selokan jalan. Itu baru sehari, belum seminggu sebulan bahkan bertahun tahun. Ups iya, bukankah banyak petugas-petugas penyapu jalanan? Yap! Mereka memang banyak, tapi menyapu pelastik yang ringan bukanlah hal yang mudah. Jika saja saat mereka sudah bersusah payah mengumpulkan semua sampah-sampah itu menjadi satu dan tiba-tiba saja angin menerbangkan semuanya. Ouch! Harus sampai kapan pekerjaan itu selesai? Apa salahnya kita membuang sampah pada tempatnya? Selain membantu para petugas-petugas mulia itu,kita juga menyelamatkan bumi kita sendiri.
                Ini baru bungkus permen, belum sampah-sampah lain yang banyak menimbulkan dampak negatif. Apa upaya yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan bumi? Yang konon kini marak tersebar isu atau gosip-gosip yang mengatakan KIAMAT 'sebentar lagi' . Dampak yang terjadi memang kian di rasakan. Mungkin ini sudah terlambat tapi bukankan terlambat lebih baik dari pada tidak sama sekali. Okey ada sebuah cerita yang akan saya bawakan disini.
                                                                                                                *****
                Sebuah keluarga sederhana tinggal di salah satu perkampungan kumuh di Jakarta, tempat dimana meraka bergaul dengan sampah-sampah jenis apapun. Sinar adalah putri dari Galih dan Ratna yaitu pasangan suami istri yang bekerja sebagai pemungut sampah. Dulu saat masih tinggal di desa mereka tidak perlu bekerja seperti ini karna di sana semuanya begitu terlihat bersih dan indah, tetapi sejak Sinar beranjak ke Sekolah Menengah Pertama dan adiknya yang bernama Bintang berumur 7tahun mulai masuk Sekolah Dasar, entah kenapa ada sesuatu mendorong sang ayah untuk merantau ke Jakarta. Bukannya mereka hidup bahagia tetapi justru sebagai tukang sampah. Sang istri sempat bertanya kepada suaminya “Kenapa kamu bawa aku dan anak kita untuk tinggal di tempat seperti ini? Bukankah di desa lebih baik daripada di Kota?” dan biasanya sang suami hanya tersenyum dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan amat santai. Ratna tau betul suaminya seperti ada dan dia yakin pasti ada rencana baik di balik ini semua maka dari itu dia hanya menuruti apa yang dikatakan suaminya, paling Bintang yang suka rewel dengan keadaan ini, Bintang memang sangat berbeda dengan Kakanya yang lebih pendiam dan apa adanya.
                Setiap harinya pasangan suami istri ini pergi membawa karung besar kosong dan pulang dengan karung-karung yang penuh dengan sampah dan biasanya sepulang sekolah Sinar turut membantu memilah-milih barang bekas tersebut, sedangkan Bintang biasanya dia asik main bola bersama teman-temannya.
                Suatu hari ketika di sekolah, siswa-siswi kelas 1 SMP diminta mengisikan biodata mereka sebagai data di sekolah, dan yang pasti di dalam biodata itu ada pekerjaan orang tua. Teman-teman Sinar sudah selesai saat itu juga dan tanpa malu membiarkan orang lain melihat asal-usul keluarganya. Sedangkan Sinar masih menatapi lembaran yang masih bersih dari tinta pulpen. Untunglah seorang murid bertanya “Pak biodatanya boleh dibawa pulang tidak?” dan sang guru menjawab “Iya boleh, paling lambat lusa di kumpulkan ya” . Seketika wajah Sinar langsung berseri-seri lega.
                Ketika sampai dirumah, malam harinya Sinar mengeluarkan secarik kertas dengan ragu, saat itu sang ayak sedang asyik membaca koran-koran bekas hasil pungutannya.
                “Ayah” panggil Sinar. Sang ayah hanya berdehem menanggapi Sinar.
                “Ih ayah, bantu Sinar isi biodata yah”
                “Biodata apa? Coba ayah lihat”
lalu Sinar memberikan lembaran itu ke ayahnya. Setelah beberapa menit ayahnya membaca kertas itu dikembalikan ke Sinar.
                “Masa kamu isi biodata seperti itu saja tidak bisa?”
                “Bukan gitu yah, tapiiiii” Sinar menunduk, takut perkataannya nanti menyinggung ayahnya.
                “Tapi apa?”
                “Maaf yah, Sinar mesti isi apa di kolom ini?” sambil menunjuk kolom berisi tulisan 'pekerjaan orang tua'
                “Ya menurut mu pekerjaan ayah ini apa?”
                “Pemungut sampah” dengan polosnya
                “Ya sudah. Memang kamu mau menulis pejabat?”
                “Pejabat sampah” celetuk Bintang
                “Hus! Bintang ngga sopan kamu bicara seperti itu ke ayah”
                “Emang kenyataannya kok Ka”
                “Sopan ya sama orang tua”
                “Hahaha sudah-sudah kenapa kalian yang ribut? Memangnya kenapa kalo ayah ini tukang sampah dan Bintang bilang ayah pejabat sampah? Haha kalian malu dengan pekerjaan ayah?” sang ayah malah tertawa.
                “Eng..engga kok yah. Sinar ngga malu. Kan ayah bilang pekerjaan ayah ini pekerjaan mulia dan   tidak menghasilkan uang haram”
                “Bagus kalau kamu tau. Bintang gimana? Malu punya ayah pejabat sampah?”
                “Habis temen Bintang pekerjaan ayahnya ngga ada yang seperti ayah” jawab Bintang jujur, sang ayah hanya tersenyum. Dia tau Bintang masih anak-anak dan polos.
                Sekarang Sinar tau apa yang harus dia tulis di kolom-kolom biodata tersebut. Dia fikir untuk apa malu? Toh kerjaan ayahnya halal dan mampu mencukupi kebutuhan mereka sekeluarga. Sang ibu yang sedang asik membersihkan botol bekas, hanya diam dan sesekali itu tertawa mendengar percakapan 3 orang yang dia sayangi itu.
                Ke-esokan harinya saat Sinar menyerahkan biodata tersebut kepada bapak guru, guru tersebut sempat membaca baik-baik biodata keluarga Sinar, sebelum ditanya Sinar ngsung menjawab duluan. “Profesi ayah saya benar sebagai pemungut sampah kok pak” lalu bapak guru tersenyum. Awalnya teman-teman Sinar tidak ada yang mengetahui hal tersebut tetapi lama-kelamaan mereka tau dari mulut Sinar sendiri. Dan untunglah teman-temannya tetap bersikap biasa, karna Sinar memang terkenal sebagai murid yang baik, ramah, sederhana dan pintar. Sampai Sinar SMA dia tetap menjaga nama baiknya itu.
*****
                Sekarang Sinar semakin dewasa dan sudah menjajaki kursi SMA. Sinar begitu terlihat cantik dengan kepribadiannya yang menarik dan kesederhanaan hidupnya membuat banyak cowo melirik-lirik manja ketika cewek berambut panjang hitam ini lewat. Salah satunya Rico, kakak kelas XI yang jelas-jelas naksir pada pandangan pertama saat MOS.
                Rico keren, ganteng, anak basket, jago banget main gitar dan tajir melintir pula. Cewek mana yang ngga ingin jadi pacarnya? Saat Sinar tau si kakak kelas itu naksir dia Sinar tetap bersikap biasa. Walaupun sebenarnya dia juga suka dan seneng banget denger kabar itu. Banyak banget teman-teman terdekat Sinar yang mendukung sahabatnya itu dengan ka Rico. “Tapi kalo ka Rico tau aku cuma anak pemungut sampah, dia pasti akan ilfeel sama aku. Daripada aku sakit hati nanti lebih baik aku menjauh aja dari sekarang” fikirnya sambil memilah-milih barang bekas dari tumpukan karung-karung sampah samping rumahnya. Meskipun Sinar tinggal di daerah yang berprofesi sama seperti ayahnya dan selalu ber-urusan dengan sampah, rumah Sinar selalu tampak asri dan bersih. Karna keluarganya sangat mencintai lingkungan.
                “Oh iya aku baru ingat! Ada tugas daur ulang. Ayah, Ibu bantu aku bikin barang daur ulang”
                “Wah itusih gampang! Kan disini banyak barang bekas. Kamu pakai saja” kata ibunya.
                “Tapi bagusnya bikin apa ya bu?”
                “Bikin pesawaaaaaaaat!” teriak Bintang semangat
                “Wah boleh-boleh. Ayah mau bantuin aku kan?” tanya Sinar pada sang ayah yang asik membaca koran. Kepala keluarga yang masih tampak segar bugar itu mengangguk gembira.
                Lalu Sinar segera mengambil beberapa perlengkapan yang dibutuhkan, seperti kardus, botol, lem, gunting, benang, dan lain-lain. Mulailah tangan halusnya mengotak-atik barang bekas tersebut dengan bantuan ayahnya, disulaplah barang-barang yang sudah tidak terpakai itu menjadi mainan.
                “Wah sudah jadi”
                “Yah kalo begini sih ngga asik. Ngga bisa terbang” kata Bintang.
                “Kalo kamu mau terbang. Terbangin aja sendiri” jawab Sinar.
                “Seharusnya Ka Sinar berfikir, ayo gimana caranya biar pesawat itu bisa terbang” kata Ayah.
                Sejak saat itu Sinar mulai berfikir. Buat apa selama ini barang-barang plastik yang ngga bisa hancur oleh tanah di anggurin saja? Malah membuat banyak nyamuk. Setiap hari ada saja sesuatu yang dikerjakan Sinar dibawah pohon belimbing yang di tanam ibu nya. Sinar semakin asyik dengan sampah-sampah yang ada di dekatnya itu. Tangan-tangan kreatif Sinar menciptakan vas bunga, kotak pensil, bingkai foto, kotak tisue, mobil-mobilan yang dia buat sendiri dengan imajinasinya. Dan lama-kelamaan itu menjadi hobi Sinar. Lalu sang ayah tertarik sekali dengan hobi Sinar itu, akhirnya ayahnya membelikan beberapa perlengkapan seperti cat, kuas, atau pernak-pernik lain untuk menjadikan barang itu bernilai jual tinggi. Bukan cuma itu, Sinar semakin penasaran dengan pesawat buatannya tempo lalu yang sampai sekarang tak kunjung terbang juga. Sekarang Sinar sudah kelas 2 SMA dan masuk jurusan IPA. Dan bukankah Fisika dapat membantunya? Oke Sinar belajar terus menerus lewat buku dan internet.
                                                                                                                *****
                Sudah 1tahun lamanya Rico mendamba-dambakan seorang Sinar. Kali ini Rico bener-benar ingin mengungkapkan perasaannya ke Sinar. Tanpa ragu saat bel pulang sekolah berbunyi, Rico langsung menjegat Sinar yang hendak pulang sekolah.
                “Sinar, masuk!” menyuruh Sinar masuk ke dalam mobil Rico
                “Ka Rico? Ngapain kak aku disuruh masuk? Emang mau kemana?”
                “Aku mau anter kamu pulang”
                “Oh, makasih ka. Ngga usah aku udah biasa pulang sendiri kok” Sinar berjalan pelan meninggalkan Rico. Tiba-tiba saja tangannya ditarik dan langsung masuk ke dalam mobil Rico.
                “Ih ka Rico apa-apaan sih?”
                “Rumah kamu di mana?” sambil tancap gas.
                “Ngga, aku ngga mau ngasih tau rumah aku dimana. Ka Rico harus tau ya, aku ngga suka di paksa!”
                Rico langsung mengernyitkan dahinya dan spontan menatap dalam mata Sinar yang terlihat begitu kesal.
                “Maaf deh aku ngga bermaksud maksa kamu. Ada yang ingin aku katakan sama kamu Sinar”
                “Mau ngomong apa? Langsung aja disini”
                “Hem, oke. Kamu tau kan sejak kamu masuk sekolah kita, aku langsung suka sama kamu. Aku terus deketin kamu walaupun kamu cuek sama aku. Tapi sekarang? Buat aku waktu 1tahun itu cukup untuk nunggu kamu. Jadi aku ngga mau buang-buang waktu lagi”
                “Maksud kakak?”
                “Ya aku suka sama kamu. Aku sayang kamu! Dan aku mau kamu jadi pacar aku”
                GLEK!! Sinar ngga nyangka kalau Ka Rico nekat juga. Beribu-ribu alasan ngga masuk akal mulai berterbangan di fikirannya untuk menolak Ka Rico 'Aduh Ka Rico jujur aku suka sama kakak, tapi apa jadinya nanti pas Ka Rico main kerumah ku? Aku ngga malu dengan profesi ayah, tapi aku takut Ka Rico memandang rendah keluarga ku' fikirnya saat itu.
                “Gimana Nar? Kenapa kamu diam?” taya Rico lagi
                “Ka Rico mau antar aku ke rumah kan? Yaudah sekarang anterin aku pulang dulu ya”
                Mungkin ini saatnya Sinar menunjukkan ke Ka Rico dan bahkan teman-temannya. Walau bagaimanapun nanti semuanya akan tau, dan Sinar tetep menerima komentarnya nanti karna pergaulan remaja SMA pastinya lebih tinggi. Dan Sinar bukan sederajat dengan mereka yang sekolah di sekolah bergengsi ini. Awalnya Sinar ngga mau masuk sekolah itu, tapi sang ayah memaksa karna Sinar pintar dan mendapatkan beasiswa. Disepanjang perjalanan Sinar dan Rico hanya diam, mereka berbicara saat menunjukkan jalan saja. Lama-kelamaan Rico mulai bingung karena daerah yang dimasuki mobil mewah itu daerah kumuh.
                “Kamu bener nih ngga salah jalan?”
                “Iya bener. Aku mau nunjukkin sesuatu ke Ka Rico sebelum Ka Rico bener-bener nembak aku”
Beberapa saat kemudian.
                “Turun ka, rumah aku di sana” sambil menunjuk rumahnya yang sedikit terhalang pohon belimbing dan banyak tumpukan sampah. “Ka Rico mau mampir?” lanjutnya.
                “oh iya” sedikit heran.
                Sesampainya di rumah, yang terlihat depan rumah adalah sampah plastik, walaupun banyak pohon di depan rumahnya tetapi sampah itu tetap saja mengganggu pemandangan orang yang baru melihatnya. Dirumah sepi, ayah dan ibunya masih berkeliaran di sepanjang jalan ibu kota. Sedangkan Bintang paling-paling main  bola bersama temannya. Sinar mengajak Ka Rico masuk ke dalam dan menawarkan segelas air putih. Awalnya Rico sedikit menolak, karna dilihat dari luarnya aja seperti ini. Gimana dalamnya? Tapi sepertinya Sinar tau apa yang ada di fikiran Ka Rico, lalu dia berkata “Di dalem saja ka, tenang saja rumahku bersih kok”. Ka Rico langsung tidak enak hati mendengarnya. Dan WOW! Rico begitu terkejut melihat kerapihan dan bersihnya didalam rumah Sinar, apalagi di lemari pojokan sana jelas terlihat barang-barang  yang indah karya keluarganya.
                “Gimana Ka? Masih mau jadi pacar aku?”
                “Kok kamu nanya nya gitu sih? Orang tua kamu kemana?”
                Sinar cengengesan “Yaiyalah Ka aku nanya seperti itu, mana mau cowok keren kaya Ka Rico, jago main basket dan gitar, punya mobil serta jadi dambaan para cewek-cewek disekolah mau jadi pacar anak seorang pemungut sampah? Orang tua aku lagi melakukan pekerjaannya ka, yaitu memungut sampah”
                Rico setengah melayang mendengar pujian dari Sinar, namun belum sampai terbang dia di jatuhkan dengan kalimat-kalimat akhir yang di ucapkan Sinar.
                “Hehe kamu bisa saja. Oh jadi orang tua kamu tukang pungut sampah? Kok kamu bisa sekolah disekolah bergengsi dan terfavorit seperti sekolah kita?” kata Rico membuat Sinar diam sejenak “eh maaf ya kalo aku salah ngomong” lanjutnya.
                “Santai aja lagi Ka. Iya awalnya juga aku ngga mau masuk sekolah itu, karna buat aku, aku sama sekali ngga pantas bergaul dengan kalian. Tapi ayah dan guru-guru ku di SMP memaksa karna mereka melihat prestasiku. Dan aku di janjikan mendapat beasiswa kalau sekolah disana. Jadi aku menerimanya dengan senang dan sedikit kuatir”
                “Kuatir kenapa?”
                “Aku takut teman-teman ku ngga bisa menerima kondisi keluarga ku ini”
                “Oh, tapi kalau aku lihat mereka baik-baik saja berteman sama kamu”
                “Karna mereka belum tau yang sebenarnya”
                “Eh itu barang-barang daur ulang semua ya?” Tanya Rico mengalihkan pembicaraan.
                “Iya Ka, buatan aku dan keluarga ku. Bagus ngga?”
                “Wah bagus banget. Apalagi itu bingkai fotonya lucu”
                “Kalo Ka Rico mau, ambil saja. Aku bisa kok buat lebih bagus dan lebih bayak lagi hehe”
                “Wah maksih banget ya Nar. Eh iya sudah sore nih kayaknya aku harus pulang deh”
                Setelah Ka Rico pergi dan berlalu tinggallah Sinar sendiri di rumah dan bingung harus berbuat apa setelah kejadian ini. Jelas terlihat Ka Rico kaget dan tidak bisa menerima kondisi keluarganya, Ka Rico yang menyatakan cinta nya tadi sepertinya sekarang sudah membuang jauh-jauh perasaan itu ke Sinar. Sinar hanya tersenyum dan memaklumi semuanya, dia juga sadar betul atas kondisinya. Namun terbesit dalam benaknya 'ternyata semua cowok sama' .
                Hari ini sabtu dan besok minggu itu artinya libur sekolah. Saat libur kaya gini biasanya Sinar dan Bintang membantu kedua orang tuanya bekerja. Sekedar memungut-mungut sampah di taman-taman yang sejuk sekalian menambah bahan untuk karya-karya daur ulangnya. Tidak ada rasa malu sedikikitpun dalam diri mereka, walaupun orang-orang melihatnya dengan beraneka ragam exkspresi tapi Sinar terlihat enjoy karna hasilnya taman begitu terlihat bersih. Seandainya semua orang mau melakukan ini untuk dirinya sendiri. Di jamin 100% Jakarta pasti ngga akan banjir. Dan tidak ada yang namanya polusi  udara. Dari pagi sampai sore Sinar dan Bintang mengelilingi taman di Ibu kota. Lalu tiba-tiba ada segerombolan yang dia kenal. Ya itu teman-temannya.
                “Sinar?” tanya Vera
                “Eh kalian, lagi main di taman ini?”
                “Iya kita abis dari mall dan mampir duduk disini deh. Lo ngapain disini? Ya ampun bawa karung sampah segala” jawab Andin
                “Tau ih bikin malu nama sekolah ajanih haha” celetuk Indah
                “Hehe kalian nih ke mall aja kerjaannya. Gw biasa kok tiap minggu ke taman-taman sekitar sini ya gw bawa karung sampah ini ya untuk mungutin sampah-sampah disini”
                “What?” kompak ketiga temannya kaget
                “Haha kenapa? Gw dari pagi loh, sehat kali jalan terus apalagi sambil ngejaga kebersihan. Yaudah ya udah lumayan sore, gw sama adik gw mesti pulang dulu. Bye”
                Tanpa bertele-tele lagi Sinar dan Bintang menaiki sepeda lalu pergi meninggalkan 3orang temannya tadi. Sedangakan ketiga temannya terheran-heran melihat Sinar. Selain pintar ternyata peduli lingkungan. Eh tapi? Apa benar itu Sinar yang mereka kenal? Fikiran mereka mulai berimajinasi sendiri.
                                                                                                                *****
                Esoknya seluruh keluarga Sinar sedang berkumpul mereka terlihat amat sangat sibuk dengan sampah-sampah itu. Ternyata mereka sedang mendaur ulang sampah organik dan non organik. Ayahnya yang jago dalam memperbaiki alat elektronik sedang mencoba mengotak-atik barang elektronik bekas yang didapatnya kemarin. Ibunya sedang mengumpulkan semua sampah oraganik. Memotongnya menjadi bagian-bagian kecil lalu mengendapkannya di dalam bak besar yang tertutup dengan sedikit mikroorganisme sampah-sampah itu di busukkan dan di biarkan selama beberapa hari. Setelah mengeluarkan air maka air itulah yang menjadi pupuk organik dan berkhasiat menyehatkan tanaman-tanaman di sekitar rumahnya. Sedangkan Bintang sedang membantu Sinar mendaur ulang kertas. Ini memang sangat mudah dan siapa saja mungkin bisa melakukannya. Kertas-kertas bekas di hancurkan dengan cara di blender dengan air. Setelah halus seperti bubur, kertas bubur itu di tuang ke dalam wadah dan di campurkan lem agar mereka bersatu. Lalu di cetak menjadi benda yang kita inginkan. Lalu tunggu hingga kering. Setelah itu Sinar mengecatnya dan menjadikan benda yang cantik.
                Saat semuanya sedang sibuk, tidak disangka ternyata Ka Rico dan 3orang temannya datang ke rumahnya. Ini sangat mengagetkan.
                “Sinar” panggil Vera
                “Eh kok kalian ada disini?”
                “Iya nih Ka Rico yang ngajak. Em Nar, ini bener rumah lo?” tanya Indah ragu.
                “Haha yaiyalah kalo ngga ngapain gw disini? Kenapa kalian kaget ya? Apa kalian malu punya temen kaya gw”
                Andin langsung menyikut lengan Indah “Ya enggaklah Sinar. Kita bangga kali punya temen yang cinta lingkungan gini” kata Andin lalu merangkul sahabatnya.
                “Ka Rico kok diem aja sih?” bisik Indah. Lalu Rico kaget.
                “Eh iya Sinar kamu lagi ngapain?”
                “Gubrak!! Kenapa nanya nya itu sih ka?” celetuk Vera
                “Ada apa sih?” tanya Sinar heran.
                Lalu ketiga temannya meninggalkan mereka berdua untuk menemui adik dan kedua orang tua Sinar. Mereka malah ikut membantu membuat barang daur ulang dan terlihat begitu bingung karna mereka ngga tau apa-apa. Justru malah Bintang yang masih kelas 5 SD ngajarin mereka.
                “Hem, aku nungguin jawaban kamu” tanya Rico
                “Jawaban apa ka?”
                “Ya kamu mau ngga jadi pacar aku?”
                “Oh ya ampun ternyata Ka Rico serius sama aku? Aku fikir setelah Ka Rico tau yang sebenarnya Ka Rico ilfeel sama aku. Hehe”
                “Ya enggaklah. Aku malah bangga loh sama kamu dan keluarga kamu. Keluarga yang benar-benar cinta lingkungan dan kalian ngelakuin semua ini dengan ikhlas, tulus bahkan ngga ada rasa malu sedikitpun. Coba lihat kalo ngga ada orang-orang seperti kalian mungkin kota ini sudah dipenuhi semua sama sampah”
                “Hahaha Ka Rico berlebihan deh”
                “Yeh malah ketawa, jadi gimana?”
                “Hem. Oke deh”
                “Srius?
                “Iyaaaaaaaa”
                “Asik! Aku mau ya di ajarin buat barang daur ulang” Lalu Sinar mengangguk
                “Nar, banyak banget barang-barang daur ulang lo. Gimana kalau kita jual semua ini? Pasti laku dan mengahasilkan banyak uang” Sahut Indah, sedangkan Andin dan Vita meng-iya-kan.
                Oke setelah pamit ke orang tua Sinar mereka ber-lima pergi dengan membawa barang daur ulang yang banyak dan cantik-cantik. Mereka begitu semangat menawarkan produk buatan Sinar dan keluarganya ini. Tidak di sangka banyak orang yang menggemari barang-barang bekas ini dan hobi Sinar menghasilkan uang yang lumayan. Setelah ini Sinar berfikir. Apa yang harus dia lakukan dengan uang-uang hasil tangannya ini? Tiba-tiba saja sang ayah memberikan solusi yang great!
                “Ka, gimana kalau uangnya buat modal kita membeli peralatan untuk daur ulang kertas dan pupuk organik? Kamu kan sudah paham betul, lalu kamu jelaskan ke warga sekitar sini”
                “wah ayah! Bagus yah bagus. Kalau gitu besok ayah tolong beliin semuanya ya yah” jawab Sinar semangat dan dengan senang hati ayahnya mengangguk.
                Ternyata teman-temannya pun senang membuat barang daur ulang. Disekolah mereka jadi lebih mengerti soal sampah, mana yang organik dan non-organik. Mereka juga jadi ngga membuang sampah sembarangan lagi bahkan kalau melihat ada sampah didepan mereka, langsung di punggut dan diletakkan ke tempat sampah sesuai jenisnya. Lalu ide-ide lain bermunculan di otak Sinar, sebagai ketua KIR (Karya Ilmiah Remaja) di sekolah kenapa ngga Sinar ajarkan saja ke teman-teman satu ekstrakulikulernya itu? Apalagi membantu dia dalam membuat pesawat daur ulangyang bisa terbang, guru fisika dan kimia pasti mau membantu nih. Dan setelah di coba, responnya sangat baik. Guru-guru pun ikut mendukung. Dan sejak saat itu sekolah mereka melakukan gerakan GO GREEN dengan demo yang di pimpin Sinar sendiri. Mengubah pola kehidupan menjadi lebih baik, seperti misalnya setiap anak disarankan lebih baik membawa bekel makanan dan minuman sendiri dari rumah, atau membeli makanan atau minuman di wadah yang berbahan dasar kertas, atau memakannya langsung menggunakan piring kantin. Lebih baik kalau mereka membawa tempat makan kosong dari rumah. Dengan begitu penggunaan sterofoam dan plastik yang tidak hancur oleh tanah dan menyebabkan lapisan ozon menipis dapat berkurang, selain itu masakan dirumah jauh lebih menyehatkan daripada di luar rumah.
                Selain itu setiap siswa mengumpulkan dedaunan yang jatuh dari pohon, lalu mengumpulkan dan mengendapan di bak yang telah disediakan. Dengan bantuan mikroorganisme, sampah dedaunan yang sudah busuk dapat di jadikan pupuk untuk pohon-pohon yang ada di sekolah. Sampah-sampah non-organik seperti botol bekas juga di daur ulang dengan iming-iming setiap siswa yang dapat menyulap bahan plastik bekas itu menjadi barang yang bisa di pakai lagi akan mendapat uang dari sekolah.
                Perhatian siswa-siswi sekolah pun tertuju pada 5orang anak yang berangkat sekolah menggunakan sepeda, ya siapalagi kalau bukan Rico, Sinar, Vita, Indah dan Andin. Memberikan contoh ke teman-teman mereka bahwa bersepeda itu lebih baik dan menyehatkan. Selain mengurangi polusi udara, tubuh juga menjadi sehat karna selalu bergerak. Tanpa ragu mereka mengajak semuanya untuk bersepeda. Semua ide-ide kreatif itu mendapat dukungan penuh dari semua pihak di sekolah. Dan semuanya bangga dengan Sinar, siswa yang sederhana, pandai dan ternyata bisa membawa perubahan pada diri dan lingkungan hidupnya. Sinar dan keluarganya juga mengajarkan semua itu ke warga sekitar rumah. Jika semua orang dapat berbuat seperti ini, dan mewariskan ke anak dan cucu mereka nanti, tentu bumi akan tetap lestari dan menyanyangi kita. Ayah Sinar sepertinya sudah merencanakan matang-matang untuk pindah ke Ibu kota dan dengan menjadi pemungut sampah ini, beliau dapat mendidik anak-anaknya hingga sedemikian bermanfaat bagi semuanya. Pekerjaan yang di anggap rendah ini sebenarnya sangat mulia dan tinggi derajatnya. Sampah juga begitu, kalau satu memang sangat di anggap remeh, tetapi apakah kalian sadar kalau sampah berdampak besar jika di diamkan terus menerus? Tetapi bukan berarti kita berdiam diri, karna sampah dapat di atasi dengar berbagai macam solusi ya seperti yang dilakukan Sinar dan keluarganya. Semoga dengan menyajikan ini kita semua bisa sadar dan memahami betul apa yang dibutukan bumi kita agar tetap terjaga dan indah.


                                                                                                                END